Jumat, 01 Oktober 2010

Ikan Berwajah Muram


Ikan perairan dalam ini memiliki wajah yang sangat muram. Ditemukan di perairan sekitar Australia dan Tasmania.

Blobfish lebih bersifat pasif dalam hidupnya, dengan memakan detritus apapun yang dapat dijangkaunya. Blobfish dapat ditemukan pada kedalaman di mana tekanannya puluhan kali lebih tinggi daripada di permukaan laut, yang kemungkinan akan membuat kantung gas yang tidak efisien.
Untuk tetap mengapung, daging dari blobfish yang pada dasarnya merupakan suatu massa agar-agar dengan kepadatan yang kurang dari air memungkinkan ikan ini melayang di atas lantai laut tanpa mengeluarkan energi pada berenang.
Ia kekurangan kekuatan otot dibanding ikan lain dan hampir tidak mengeluarkan energi saat berenang karena badannya yang lebih ringan dari air. Seolah-olah ikan ini tidak memiliki semangat hidup. Mengapa tidak ? Di wilayah tempatnya tinggal, Blobfish terancam punah akibat aksi penangkapan ikan secara besar-besaran.
Blobfish sangat rentan terjerat pukat nelayan dan ternyata hanya bisa hidup di perairan Australia dan Tasmania. Penghuni wilayah perairan dalam yang berwujud gemuk tersebut dapat tumbuh hingga seukuran 12 inci.
Meskipun tidak dapat dimakan, Blobfish hidup di kedalaman air yang hampir sama dengan organisme laut lain yang bisa dikonsumsi, seperti kepiting dan lobster. Rata-rata Blobfish hidup di kedalaman yang berjarak hingga 800 meter dari permukaan air. Itu sebabnya keberadaan Blowfish sangat jarang terlihat oleh manusia.

Sumber :
http://techno.okezone.com/read/2010/01/27/56/298181/56/blobfish-ikan-langka-berwajah-muram


Komentar saya :
Di dunia ini ternyata banyak sekali mahluk yang unik dan belum diketahui keberadaannya.
Mungkin saja benar pernyataan yang menyatakan bahwa ikan ini berwajah murung karena sedih atas penangkapan ikan secara besar-besaran akibat keserakahan manusia.

Singa atau Harimau ?

Hmmm ...

Menurut anda jenis hewan apakah yang ada di dalam gambar tersebut ?

Singa ? Jika disebut singa mengapa tedapat garis belang-belang menyerupai harimau?

Harimau ? Wah, warna dominan hewan ini menyerupai singa !

Ya, binatang ini bukanlah singa atau harimau. melainkan seekor Liger.

Liger merupakan hasil perkawinan silang antara singa jantan dan harimau betina.

Seekor Liger betina panjangnya rata – rata mencapai 3,05 m dan beratnya sekitar 320 kg.

Besar sekali bukan ?

Perkawinan ini terjadi akibat ‘kecelakaan’di kebun binatang, saat harimau dan singa berada – entah bagaimana – ada di satu kandang. Dalam kasus lain, perkawinan ini justru disengaja agar mendapatkan peranakan yang luar biasa ini. Kesengajaan ini biasanya dilakukan kaum kolektor atau sirkus.

Namun pada dasarnya perkawinan silang ini melawan hukum alam. Karenanya perkawinan ini pun menjadi petaka bagi peranakan yang lahir.

Petaka pertama adalah kemandulan yang dialami oleh Liger jantan. Walaupun ia tetap memiliki hormone testoteron yang normal serta beberapa kali didapati sedang bercinta dengan Liger betina, tetapi tetap saja ia tidak akan dapat memproduksi keturunan.

Petaka kedua, biasanya binatang semacam ini memiliki cacat tubuh, kesehatan yang buruk, serta usia yang pendek. Umur Liger rata – rata hanya 20 tahun. Liger tertua yang pernah hidup hanya mencapai 24 tahun.

Selain itu, sejak dalam wujud janin pertumbuhan Liger sudah abnormal, sehingga proses melahirkan dapat mengakibatkan kematian sang induk.